top of page

BERDAYAKAN MASYARAKAT KEPUTRAN, TIM PKM FPK LOLOS PIMNAS KE-34

Writer: fishflashnewsfishflashnews

Penulis: Fida Fransisca

Editor: Halimatus Sa’Diyah

Berita FFN - Lolos PIMNAS ke-34, Tim PKM Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga mengangkat judul “Program Pembinaan Sistem Koperasi Budidaya Ikan Lele dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat Keputran Pasar Kecil Terdampak Corona”. Tim tersebut terdiri dari Amelia Dwi Sulistyani sebagai ketua dan anggotanya yakni Lalu Aldy Kurnia Aji, Putri Mardhotillah, Heri Prasetyoningtyas, serta Mariella Idelia Brianti.


Sebelum dinyatakan lolos PIMNAS pada Selasa (28/09/2021), tim PKM tersebut melewati proses seleksi yang panjang dan ketat. Proses seleksi tersebut meliputi seleksi proposal tingkat fakultas kemudian dilanjutkan seleksi tingkat universitas, dan secara eksternal universitas untuk mendapatkan pendanaan. Setelah lolos pendanaan maka tim masuk ke tahap terakhir yaitu seleksi PIMNAS.


Program pembinaan tersebut berawal dari inisiatif karang taruna yang ingin membuat pelatihan kewirausahaan untuk mengatasi turunnya pendapatan masyarakat akibat pandemi COVID-19. Akan tetapi, kurangnya penguasaan ilmu budidaya pihak karang taruna membuat mereka mengajak tim PKM tersebut untuk untuk melakukan pelatihan.


“Alasan kami untuk melakukan budidaya lele yaitu dengan melihat potensi yang dimiliki masyarakat setempat seperti banyaknya SDM dengan usia produktif, memiliki potensi pasar yang tinggi, melimpahnya sumber air, serta tingginya permintaan pasar terhadap lele di area Keputran,” ujar Amelia.


Tim PKM tersebut berbagi pengetahuan cara budidaya ikan lele dengan sistem boster. Sistem boster merupakan sistem budidaya yang mengandalkan obat-obatan dalam budidayanya. Sistem ini dipilih karena mudah diaplikasikan di lahan sempit, biaya pengelolaan lebih murah dibandingkan sistem lainnya, produktivitas tinggi, serta disebut zero water exchange karena penggunaan air yang relatif sedikit. Selain itu, juga dilakukan pelatihan koperasi simpan pinjam dengan harapan dapat menjadi tata kelola keuangan pada perputaran budidaya selanjutnya ataupun usaha baru yang akan dijalankan.


“Kerja sama tim dengan dosen pembimbing sangat diperlukan untuk kesuksesan PKM sendiri. Intinya jangan malu bertanya, tetap jaga kebersamaan antartim dan juga yang utama (adalah) berdoa kepada Tuhan yang di atas,” tutup Amelia.(*)


 
 
 

Commentaires


Post: Blog2_Post

©2020 by Fish Flash News

bottom of page