top of page

UNAIR MILIKI INDUSTRI CANGKANG KAPSUL BERBASIS RUMPUT LAUT, KALIAN WAJIB TAU!

  • Writer: fishflashnews
    fishflashnews
  • Aug 12, 2021
  • 2 min read

Penulis: Kusnul Khotimah

Editor: Fida Fransisca

Cangkang kapsul dari rumput laut buatan Universitas Airlangga, Surabaya (Foto: Kompas.com)


Berita FFN - Sejak 2019, Universitas Airlangga (UNAIR) telah memiliki teaching industry cangkang kapsul berbasis rumput laut yang dikembangkan oleh Lembaga Pengembangan Bisnis dan Inkubasi (LPBI) Universitas Airlangga dengan PT Inovasi Bioproduk Indonesia. Dilansir dari laman Radarsurabaya.id (2/8/2019), pabrik ini telah diresmikan pada Kamis (1/8/2019) yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Rektor Universitas Airlangga M. Nasih, dan Ditektur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Abdul Rochim.


Pabrik milik UNAIR ini terletak di kampus C Mulyorejo, Surabaya yang beroprasi dengan bantuan mesin dari Kementerian Perindustrian dan memiliki kapasitas produksi 3,8 juta cangkang kapsul per harinya.


Pendirian pabrik cangkang kapsul dari rumput laut ini berlatar belakang karena kebutuhan cangkang kapsul di Indonesia yang cukup besar hingga tidak dapat terpenuhi dan harus melakukan impor. Tak hanya itu, cangkang kapsul dari luar negeri biasanya terbuat dari bahan baku gelatin yang berasal dari tulang hewan seperti sapi, kerbau dan babi. Sehingga jaminan halal produk cangkang kapsul impor belum bisa dipertanggungjawabkan. Kondisi tersebut membuat para penliti dari UNAIR mengembangkan riset untuk bahan baku pengganti gelatin.


Berawal dari skripsi mahasiswa Departemen Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi UNAIR pada tahun 2013, sejumlah peneliti mulai mengembangkannya. Setelah enam tahun berselang, UNAIR mampu memproduksi cangkang kapsul dari rumput laut yang dapat dipastikan kehalalannya.


Proses pembuatan cangkang kapsul berbasis rumput laut dimulai dengan ekstraksi rumput laut menjadi kappa-carragenan, kemudian dicampur dengan alginate atau pati maupun zat lainnya. Setelah itu, dilakukan penambahan zat pemlastik dan dicetak menjadi cangkang kapsul. Cangkang kapsul yang diproduksi diklaim mampu bertahan hingga tiga tahun.


Bahan baku berupa hasil ekstraksi rumput laut dipasok dari PT Kappa Carrageenan Nusantara di Pasuruan dan hasil produksi diserap oleh beberapa perusahaan farmasi, salah satunya PT Kapsulindo Nusantara. Produksi yang dilakukan secara kontinu diharapkan dapat memenuhi kebutuhan cangkang kapsul di Indonesia.(*)


Referensi:

[1] Andy Satria, (2019, Agustus 02). Unair Resmikan Pabrik Cangkang Kapsul Rumput Laut. Radar Surabaya. Diakses pada tanggal 3 Agustus 2021 melalui https://radarsurabaya.jawapos.com/read/2019/08/02/149155/unair-resmikan-pabrik-cangkang-kapsul-rumput-laut

[2] Iqbal Basyari, (2020, Februari 10). Cangkang Kapsul dari Rumput Laut. Diakses pada tanggal 3 Agustus 2021 melalui http://ff.unair.ac.id/wrt/682/cangkang-kapsul-dari-rumput-laut.html


Comments


Post: Blog2_Post

©2020 by Fish Flash News

bottom of page