top of page

BUDIDAKMBER: BUDIDAYA MUDAH LEWAT EMBER

Writer: fishflashnewsfishflashnews

Penulis: Muhammad Hilal Bima Ramadhan

Editor: Sinta Elisa Oktavia

(Foto: makassar.terkini.id)


Berita FFN - Disaat pandemi seperti sekarang ini, kita dituntut untuk berada di rumah saja agar terhindar dari virus Covid-19. Namun, berada di rumah saja akan terasa sangat bosan jika tidak melakukan hal-hal yang dapat membuat kita produktif. Salah satu contoh dari kegiatan yang dapat membuat kita produktif adalah dengan budidaya ikan.


Budidaya ikan merupakan kegiatan untuk memelihara dan mengembangbiakan ikan. Dewasa ini, budidaya sudah menjadi sesuatu yang dapat meningkatkan produktivitas. Dengan melakukan budidaya juga dapat belajar mengenai pemeliharaan dan pengembangbiakan ikan serta dapat menjadikan hasil ikan sebagai pemasukan tambahan. Ada suatu budidaya yang mudah, murah dan tidak memerlukan tempat yang luas namun dapat menghasilkan, yaitu budidaya ikan dalam ember atau yang sering kita kenal dengan BUDIKDAMBER.


Budikdamber adalah kegiatan membudidayakan ikan dengan menggunakan media ember sebagai media hidup pada ikan. Budikdamber pertama kali ditemukan oleh dosen Fakultas Perikanan dari Politeknik Negeri Lampung. Budidaya pada media ember ini juga merupakan budidaya yang praktis karena dapat diimplementasikan di perkotaan dan pedesaan serta budidaya ini juga tidak memakan tempat yang terlalu banyak [2].


Cara untuk membuat kolam budikdamber sendiri sebagai berikut:


Alat dan Bahan

  1. Ember ukuran 80 liter atau ukuran 15 liter.

  2. Benih ikan lele atau ikan nila yang tahan terhadap kualitas air.

  3. Benih kangkung atau benih sayuran dataran rendah.

  4. Gelas plastik ukuran 250 ml.

  5. Arang batok kelapa atau arang kayu.

  6. Kawat yang agak lentur untuk mengaitkan gelas pada ember.

  7. Tang.

  8. Solder.


Cara Pembuatan

  1. Sediakan gelas untuk tempat bibit kangkung sebanyak 10-15 buah, lalu lubangi dengan solder pada bagian samping dan bawah gelas.

  2. Untuk benih kangkung (ukuran bijinya besar) diletakkan pada arang yang telah dihaluskan, lalu tutup dengan arang lagi. Jika ukuran benihnya kecil, bisa diletakkan dalam kapas, lalu tutup dengan arang yang telah dihaluskan. Jika ingin menanam kangkung yang sudah disemai terlebih dahulu, kangkung dimasukkan bersama akar dengan ukuran bibit kangkung sebesar kurang lebih 10 cm.

  3. Lalu arang batok diisi dengan kelapa sebanyak 50 - 80 persen ukuran gelas.

  4. Potong kawat sepanjang 12 cm dan buat kait untuk pegangan gelas dalam ember.

  5. Isi ember dengan air sebanyak 60 liter lalu diamkan selama dua hari.

  6. Isi ember dengan bibit ikan lele ukuran 5 - 12 cm (semakin besar semakin baik) sebanyak 60 - 100 ekor diamkan selama 1 - 2 hari.

  7. Setelah itu, rangkai gelas kangkung dalam ember [1].


Adapun jenis ikan yang yang dapat dibudidayakan dari metode ini adalah jenis ikan lele seperti lele dumbo, lele sangkuriang, dan lele lokal. Budikdamber juga dapat memperkuat ketahanan pangan pada situasi pandemi seperti sekarang ini dan diharapkan dengan budikdamber masyarakat juga paham akan pentingnya mengonsumsi ikan.(*)



Referensi:

[1] Saputri, Sherina Annis Dewi, and Dessy Rachmawatie. "Budidaya ikan dalam ember: strategi keluarga dalam rangka memperkuat ketahanan pangan di tengah pandemi covid-19." Jurnal Ilmu Pertanian Tirtayasa 2.1 (2020).

[2] Susetya IE, Harahap ZA. 2018. Aplikasi budikdamber (budidaya ikan dalam ember) untuk keterbatasan lahan budidaya di Kota Medan. ABDIMAS TALENTA. 3(2): 416-420.


 
 
 

Comments


Post: Blog2_Post

©2020 by Fish Flash News

bottom of page