Reporter : Intan Cahyarini
Editor: Fida Fransisca

Ilustrasi teripang (Foto: https://tirto.id)
Berita FFN - Halo teman-teman, ada info menarik nih buat kalian yang suka dan kagum akan kekayaan alam terutama kekayaan sumber daya laut di negeri kita tercinta ini, Indonesia. Mau tahu? Yuk simak penjelasannya.
Kamis (6/5/2021), didapati kapal asing kembali mencoba menangkap kekayaan sumber daya alam laut Indonesia yaitu teripang. Dilansir dari laman tribun Pontianak, terdapat dua kapal berbendera Vietnam spesialis penangkap teripang di wilayah laut Natuna Utara Indonesia diamankan oleh petugas patroli dari Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP. Berdasarkan berita tersebut, ternyata teripang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan terutama untuk kesehatan kulit. Nah, maka dari itu, banyak kapal asing yang ingin memburu dan mencuri teripang dari laut Indonesia.


Menurut Cui et al. (2007) dalam penelitian Kumayanjati (2020), teripang merupakan hewan yang termasuk dalam invertebrata dan memiliki potensi kolagen cukup besar sebab dinding tubuhnya disusun oleh kolagen. Nah, kolagen ini adalah komponen organik yang dapat digunakan sebagai pembangun tulang, gigi, sendi, otot, dan kulit. Di samping itu, teripang juga bermanfaat menjadi makanan konsumsi sejak beraba-abad lalu terutama di Asia, karena kandungan nutrisinya yang sangat baik untuk kesehatan. Di Cina, tubuh dan kulit teripang dimanfaatkan untuk menyembuhkan penyakit ginjal, paru-paru basah, anemia, anti-inflamasi dan mencegah arteriosclerosis serta penuaan jaringan tubuh. Wah.. ternyata si teripang ini memiliki banyak manfaat, pantas saja banyak nelayan asing yang meliriknya yaaa.(*)
Sumber video :
https://youtu.be/0AHHmFL_SiA
Sumber bacaan:
Bayu Kumayanjati, Teripang Sebagai Salah Satu Sumber Kolagen, Jurnal Oseana, Volume 45, Nomor 1 Tahun 2020: 17-27.
Cui, F.X., Chang, H.X., Zhao, J.L., Yong, Q.Z., Ping, D., Xue, Y.F., and Xin, G. (2007). Characterization and subunit composition of collagen from the body wall of sea cucumber ( Stichopus japonicas ). Food Chemistry , 100: 1120 – 1125.
Sumebr berita : tribun Pontianak
Comments